Halaman

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Juni 2013

KERINDUAN TAK BERPERA

Engkau Laksana Telaga
Air mataku tumpah tak terkira
Memendam rindu tiada tara


Tak kusangka betapa aku tersiksa
Ketika belahan jiwa tiada di depan mata


Badai itu mencabik-cabik kita
Menghempas, menusuk dan menorehkan luka
Kadang aku menjadi gelombang yang murka
Saking nyerinya, saking aku tak kuasa


Namun kau laksana baja
Tak bergeming dengan segala murka
Kau bahkan laksana telaga
Meneduhkan, menyirami jiwa yang dahaga


Dirimu yang bagaikan baja
Dirimu yang bagaikan telaga
Membuat semua badai reda


Membuat rindu dan cinta, selalu ada
Kupersembahkan bagimu, pasangan sayapku
Dengan segala rindu dan cinta

Untuk Seorang sahabat

Tak perlu segalau itu,
Dia masih disana dengan senyum dan tangisnya.
Menertawai kelemahan dan menangisi ketegaran,

Yang coba dia ciptakan.

Tak perlu seresah itu,
Dia masih disana..
Duduk mengunci sabar agar tak berlalu darinya.
Mencoba acuh dari ejekan nurani yang mencibirnya.

Dia masih disana.
Menikmati tiap kegaduhan rasa dalam dada.
Menonton sikap adil dan bijak,

Yang gagal tampil menawan dalam episiode mimpinya.

Dia masih di sana.
Menunggu rute perjalanan takdir,

Yang pasti akan berujung.

Dan dia sadar terkadang,

Pantai indah yang dia singgahi harus rela dia tinggalkan.
Karena kebahagiaan sejati itu bukan disini,tapi disana.

Dan terkadang senyum itu harus diciptakan,

Kala alasan untuk tersenyum tiada lagi bisa dia temukan.

Rabu, 26 Juni 2013

Saiyaraa

Your sky, and mine,
has become all smoke, like a dream..
your sky, and mine,
is spread in parts, like breaths..

Wherever you go,
you'll find me only..
these shadows of mine are comprised in you..

Planet, I'm a planet now..
Planet, you're a planet (too)..
And we shall meet again in the world of stars now..

Since you have met, it has so happened,
as if some unheard wish is fulfilled..
as you left, you took with you
every reason for me to live..

I'm sacrificed on you, I am made of you,
(as in, am good due to you)
from you only I have belief in myself..
If I am here,
you're somewhere here only..

Senin, 24 Juni 2013

Bahasa Jiwa

Dalam kenangan, s'lalu merindu
Tatkala hati teringat masa yang lalu
Ditimang oleh ayah dan ibu

Dalam lamunan, s'lalu terkenang
Tatkala diri s'lalu menanti
Belai kasihmu dalam sayangmu

S'lalu dimanja
S'lalu dikenang
S'lalu dibuai daku dalam cintamu

S'lalu dimanja
S'lalu dikenang
S'lalu dibuai daku dalam rindumu

Walau terkadang hatimu luka
Walau terkadang jiwamu resah

Kan kubalas cintamu dalam hidupku
Kan kubalas kasihmu dalam jiwaku
Kan kukenang dirimu dalam doaku
Wahai ayah dan ibu, semoga bahagia dirimu

Sabtu, 21 April 2012

Cerita Semalam


Ini adalah cerita semalam.
Tentang Aku dan malam..
Kelam tanpa kelap-kelip bintang,
Sedangkan bulan bercahaya temaram
Menyinari bumi bagai pualam

Ini adalah cerita semalam,
Tentang Aku dan malam..
Yang merindukan cinta kasih pujaan
Yang cemburu akan kemesraan..

Ini adalah cerita semalam,
Tentang Aku dan malam..
Malam yang menantikan siang,
Siang yang menantikan malam..
Dan keduanya, tak pernah bertemu..
Begitulah takdir Tuhan...

Dan Aku..
Hanya mampu menciptakan impian.,
Mengharapkannya menjadi kenyataan,
Dari cerita semalam..


Barabung, 16 April 2012. 1:12 WIB.

IBU

Ibu,
aku mencintaimu..

Seperti laut,
mencintai airnya..

Tak mau kurang,
selamanya..

Cinta


cinta! Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar. Namun jika cinta kudatangi aku jadi malu pada keteranganku sendiri. Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang. Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang. Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta. Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya, Bagaikan keledai terbaring dalam lumpur,  Cinta sendirilah yang menerangkan cinta, Dan percintaan!” (Petikan puisi Rumi dalam Diwan Shamsi Tabriz diterjemahkan oleh Abdul Hadi).

Cinta


Cinta adalah kekuatan yang mampu mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur, mengubah malang jadi untung, mengubah sedih jadi riang, mengubah setan jadi nabi, mengubah iblis jadi malaikat, mengubah sakit jadi sehat, mengubah kikir jadi dermawan, mengubah kandang jadi taman, mengubah penjara jadi istana, mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi muhibah, itulah cinta (Di adaptasi dengan banyak perubahan dari puisi Rumi dalam Masnawinya).

Rabu, 18 April 2012

Gantungkan Harapan

Belum bisa mengakuinya..
dan tak mampu bila menguraikannya kini..
namun semacam ketergantungan itu jelas..

Diantara bumi dan langit..
tak dibumi, tak pula dilangit,
berarti bukan keduanya..

Kemana membawa?
haruskah di junjung?
tidak biasanya..

Apalah daya..
sedangkan patung gelak tawa-menertawakan,
Pada yang mengantungkan harapan setinggi bumbung..
bila jatuh, tak sakit katanya.. hoyoyoi..

Jangan pengecut,
bagaikan pecundang kalah perang!!
Ayo ke bulan, Ayo ke bintang..
Kita petik Dia, Kita bawa pulang..





Barabung, 17 April 2012 (00.24 WIB).

Selasa, 17 April 2012

IZINKAN AKU

Ketika ragaku rentang
Menebar sayap tuk terbang
Menyulam Keping-keping cerita kita

Sesepi gurun pasir
Setara dengan hatiku yang terbisu ini
Mengunci dengan sendirinya
Tanpa ada kunci yg mampu,

Membuka kembali

Lirih...

Suara getaran rinduku
Namun berisi ribuan makna
Yang mewakili bibirku mengucap

Kasih...
Akankah kau izinkan aku
Memelukmu walau sehelei nafas
Menjagamu walau tak mampu kau sentuh
Merindumu walau tak pernah ternilai
Mencintaimu walau kau bukan milikku

Izinkan aku..
Sejenak saja,

menyapa rasa itu
Dengan segenap rindu yang kumiliki
Biarkan aku melukis diatas kanvas hatimu
Agar kau tak pernah melupakanku

Yang mencintaimu dalam diamku